Dalam upaya mewujudkan lingkungan yang aman, sehat, dan terbebas dari penyalahgunaan narkotika, Pemerintah Desa Pandak Bandung menerima kunjungan Tim Penilai Lomba Kampung Bebas Narkoba dari Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Bali. Kegiatan penilaian ini merupakan bagian dari komitmen bersama dalam mendukung Program Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN), yang mendorong peran aktif pemerintah desa dan seluruh elemen masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang bersih dari narkoba.
Kegiatan penilaian berlangsung di Kantor Desa Pandak Bandung dan dihadiri oleh Tim BNN Provinsi Bali, Pemerintah Desa Pandak Bandung, unsur Bhabinkamtibmas, Babinsa, perangkat desa, lembaga desa, tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh pemuda, serta berbagai unsur masyarakat yang selama ini turut berpartisipasi dalam upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba.
Dalam kesempatan tersebut, Perbekel Desa Pandak Bandung menyampaikan bahwa partisipasi desa dalam lomba ini merupakan bentuk keseriusan pemerintah desa bersama seluruh masyarakat untuk membangun lingkungan yang aman, sehat, dan produktif. Pencegahan penyalahgunaan narkoba bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat penegak hukum, tetapi membutuhkan sinergi seluruh komponen masyarakat, mulai dari keluarga, sekolah, desa adat, organisasi kepemudaan, hingga lembaga kemasyarakatan.
Tim penilai melakukan evaluasi terhadap berbagai aspek yang menjadi indikator penilaian, di antaranya kebijakan desa dalam mendukung Program P4GN, keterlibatan masyarakat, kegiatan edukasi dan sosialisasi bahaya narkoba, sinergi lintas sektor, inovasi desa dalam pencegahan penyalahgunaan narkoba, serta kelengkapan administrasi dan bukti pelaksanaan kegiatan. Selain itu, tim juga melakukan verifikasi lapangan terhadap sarana pendukung dan implementasi program yang telah dijalankan di Desa Pandak Bandung. Indikator penilaian Kampung Bebas Narkoba menekankan sinergi masyarakat, administrasi, edukasi, dan keberlanjutan program pencegahan.
Melalui kegiatan ini diharapkan semakin meningkatkan kesadaran seluruh masyarakat akan pentingnya menjaga lingkungan dari ancaman penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba. Keberhasilan menciptakan Kampung Bebas Narkoba tidak hanya diukur melalui penilaian lomba, tetapi juga melalui komitmen berkelanjutan dalam membangun budaya hidup sehat, meningkatkan kepedulian sosial, serta memperkuat pengawasan berbasis masyarakat.
Pemerintah Desa Pandak Bandung menyampaikan apresiasi kepada BNN Provinsi Bali atas pembinaan dan pendampingan yang telah diberikan. Besar harapan Desa Pandak Bandung dapat menjadi salah satu desa percontohan yang mampu mengimplementasikan Program P4GN secara berkelanjutan serta menjadi inspirasi bagi desa-desa lain dalam menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan bebas dari narkoba.
Kegiatan penilaian berlangsung di Kantor Desa Pandak Bandung dan dihadiri oleh Tim BNN Provinsi Bali, Pemerintah Desa Pandak Bandung, unsur Bhabinkamtibmas, Babinsa, perangkat desa, lembaga desa, tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh pemuda, serta berbagai unsur masyarakat yang selama ini turut berpartisipasi dalam upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba.
Dalam kesempatan tersebut, Perbekel Desa Pandak Bandung menyampaikan bahwa partisipasi desa dalam lomba ini merupakan bentuk keseriusan pemerintah desa bersama seluruh masyarakat untuk membangun lingkungan yang aman, sehat, dan produktif. Pencegahan penyalahgunaan narkoba bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat penegak hukum, tetapi membutuhkan sinergi seluruh komponen masyarakat, mulai dari keluarga, sekolah, desa adat, organisasi kepemudaan, hingga lembaga kemasyarakatan.
Tim penilai melakukan evaluasi terhadap berbagai aspek yang menjadi indikator penilaian, di antaranya kebijakan desa dalam mendukung Program P4GN, keterlibatan masyarakat, kegiatan edukasi dan sosialisasi bahaya narkoba, sinergi lintas sektor, inovasi desa dalam pencegahan penyalahgunaan narkoba, serta kelengkapan administrasi dan bukti pelaksanaan kegiatan. Selain itu, tim juga melakukan verifikasi lapangan terhadap sarana pendukung dan implementasi program yang telah dijalankan di Desa Pandak Bandung. Indikator penilaian Kampung Bebas Narkoba menekankan sinergi masyarakat, administrasi, edukasi, dan keberlanjutan program pencegahan.
Melalui kegiatan ini diharapkan semakin meningkatkan kesadaran seluruh masyarakat akan pentingnya menjaga lingkungan dari ancaman penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba. Keberhasilan menciptakan Kampung Bebas Narkoba tidak hanya diukur melalui penilaian lomba, tetapi juga melalui komitmen berkelanjutan dalam membangun budaya hidup sehat, meningkatkan kepedulian sosial, serta memperkuat pengawasan berbasis masyarakat.
Pemerintah Desa Pandak Bandung menyampaikan apresiasi kepada BNN Provinsi Bali atas pembinaan dan pendampingan yang telah diberikan. Besar harapan Desa Pandak Bandung dapat menjadi salah satu desa percontohan yang mampu mengimplementasikan Program P4GN secara berkelanjutan serta menjadi inspirasi bagi desa-desa lain dalam menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan bebas dari narkoba.