Pandak Bandung – Semangat berkarya dan melestarikan budaya kuliner Nusantara ditunjukkan oleh para Lansia Desa Pandak Bandung melalui keikutsertaan dalam Lomba Memasak Mustika Rasa yang diselenggarakan dalam rangka memperingati Bulan Bung Karno VIII Tahun 2026 di Kabupaten Tabanan.
Kegiatan ini menjadi wadah bagi para lanjut usia untuk menampilkan kemampuan mengolah makanan tradisional berdasarkan inspirasi dari buku Mustika Rasa, yang merupakan kumpulan resep masakan Indonesia sebagai warisan kuliner bangsa. Lomba ini sekaligus menjadi upaya melestarikan cita rasa masakan tradisional serta mendorong pemanfaatan bahan pangan lokal yang sehat dan bergizi.
Perwakilan Lansia Desa Pandak Bandung mengikuti lomba dengan penuh semangat dan antusias. Berbekal pengalaman serta keterampilan yang telah diwariskan secara turun-temurun, para peserta menyajikan hidangan khas berbahan pangan lokal dengan cita rasa autentik dan penyajian yang menarik. Keikutsertaan mereka membuktikan bahwa para lansia tetap produktif, kreatif, dan mampu berkontribusi dalam pelestarian budaya kuliner Indonesia.
Pemerintah Desa Pandak Bandung memberikan apresiasi atas semangat para lansia yang telah mengharumkan nama desa melalui partisipasi dalam kegiatan tersebut. Kehadiran mereka tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk terus menjaga dan melestarikan kekayaan kuliner Nusantara sebagai bagian dari identitas bangsa.
Melalui peringatan Bulan Bung Karno VIII, nilai-nilai yang diwariskan oleh Bung Karno terus diimplementasikan dalam kehidupan bermasyarakat, salah satunya melalui kecintaan terhadap pangan lokal dan pelestarian budaya Indonesia. Kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat kebersamaan antar peserta dari berbagai daerah di Kabupaten Tabanan serta mendorong terwujudnya masyarakat yang sehat, aktif, dan berdaya.
Pemerintah Desa Pandak Bandung berharap partisipasi para lansia dalam kegiatan ini dapat menjadi motivasi untuk terus berkarya, menjaga kesehatan, serta berperan aktif dalam berbagai kegiatan sosial dan budaya di desa. Semangat para lansia menjadi bukti bahwa usia bukanlah penghalang untuk terus berprestasi dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.